Langsung ke konten utama

DR F C 1

Hai stalker, hai sider, dan hai hater.
Berapa tahun nggak post? Tahun? alay mbak. cuma 3 bulan padahal,-
 Kenapa mbak nggakpernah post?
Yakali, sekarang sekolahnya + dipingit juga. Eh :v
Enggak. Jadi sekolahnya sekarang + mahad.
Hpnya balik seminggu sekali, itupun sebetar. Kan syedih :'
Jadwalnya sehari-hari juga full banget.
Nih, tak kasih tau jadwal hariannya mahad.
1. Jam 03.45 qiyamullail. Jadi bangunnya harus lebih pagi, maksimal jam 3.15 harusnya udah bangun.
2. Qiyamullail+sholat subuh, dilanjut ngaji sampe jam 5
3. Siap-siap buat sekolah. Sekolah dari jam 6.45 - 14.45. Baru keluar madrasah setengah 4 an
4. Terus antri mandi. Mandi. Lalu free-jam 5
5. Maghrib. Sholat. Setelah itu langsung ta'lim. Habis ta'lim sholat Isya'
6. Setelah sholat isya' yang ada bimbel ya bimbel. Mulai jam 19.30-09.00
7. Pulang ngerjain tugas.
Gitu terus tiap hari. Bayangin tah.
Sebenernya ada free time, sore itu sampe jam 5. Biasanya dipake mandi-mandi, ngerjain tugas (buat yang rajin :v), tidur (jangan contoh :v). Nah kan nggak sempat.
Udah cuup basa-basinya :v kepanjangan sebenernya.

Terus mbak. Ini kok ngeblog maunya apa?
Mau curhat lah wqwq. Enggak deng, mau cerita. Eh enggak. Mau anu. Halah udahlah terserah,-
Jadi, sebenernya buanyak banget yang mau aku tuangin disini. Tentunya, biasa, masalah anu :D

Tujuannya ngeblog apa mbak?
Tujuan? NYENENGIN HATERS WA STALKERS.
Kok bisa?
Bisa dong. Secara, aku juga pernah jadi hater nya seseorang. Dan hater selalu stalker. Pengalaman aja sih ya. Dulu itu, kalo orang itu update, yang tau duluan pasti aku. Apalagi blog. Tak bacain mulai dari a-z. Kenapa? Ya biar tau semua tentang dia lah. Jadi ini pengalaman. Seorang haters akan senang jika orang yang di hate itu update. Soalnya dia bakalan punya bahan buat nganuin si dia.
Aku baik banget kan wqw:v

Udah yuk mulai aja. Basa basi ulu dari tadi.
Yuk. Jadi ini ceritanya sesuatu yang terjadi padaku selama beberapa minggu terakhir ini. Yang nggaksuka silakan tinggalkan. Yang penasaran silakan lajutkan. (Biasanya STALKER) Ups.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Salahkah suka sama orang? Salahkah sayang sama orang? Salahkah jagum sama orang? Salahkah deket sama orang? Salahkah chat sama orang? Nggak kan? Tapi kenapa kok kayaknya aku serba salah banget.

Awalnya..
Aku punya temen, sebut aja Sev.
Sev ini anak IPS1. Kelasnya tepat dibawah kelasku, IPA3.

Hari keempat masuk sekolah/hari pertama kbm efektif..
Pagi-pagi, aku apel, eh bukan, Main ke kelasnya Sev.
Ngapain? NGAPELIN DOI :v.
Nggak kok cuma modus dikit :v. Kelasnya doi di IPS2 kan otomatis sebelahan sama kelasnya Sev.
Istirahat dhuha juga, istirahat dhuhur juga, pulang sekolah juga. Setiap hari.

Nah suatu hari, entah hari keberapa aku kayak gitu, pas istirahat..
Kan aku ke kelasnya Sev. Duduk duduk didepan kelasnya, nungguin doi lewat wqw.
Trus ada seorang temennya Sev, keluar dari kelasnya. Mau ke kantin sama temen-temennya.
Nah pas itu, mata kami saling interaksi, unch tinggi bahasanya, yah saling lempar pandang gitu, sebentar banget. Cuek sih awalnya. Biasa aja.
Tapi, pas pelajaran, aku inget sesuatu.
Pas istirahat aku tanya ke Sev.
'Sev, anak itu namanya siapa?'
'(Sebut saja) Cicak. Kenapa?'
'Oh, Cicak? Nggakpapa, kayaknya aku iget sesuatu'
'Apa?'
'Kayaknya, waktu penutupan Matsama-pas yel yel-kan aku duduknya dideket cowok-cowok tuh, nah pas itu ada anak yang liatin aku, aku juga liat dia, saling pandang pokoknya. Dan anak itu kayakna dia. Tapi nggaktau juga sih, tapi kayaknya iya, dia'

Akhirnya, lama-lama penasaran sama cowok itu.
Modus apelnya jadi setengah modus apel, setengah lagi modus biar ketemu si Cicak.
Pokoknya setiap aku duduk didepan kelasnya, kalo dia keluar, pasti liatin, dianya juga kadang liatin, dengan tatapannya yang lebih 'mbaperin' dari si doi yang dulu.
Jadi intinya, proses moveon dari yang 98% terus turun lagi jadi 45%, akhirnya naikk lagi jadi 87%, itu gara-gara perasaanku teralihkan ke si Cicak. Cicak mempesona sekali.
Pokoknya makasih banyak Cicak :*

Stalk-stalk-stalk
Tanya sini situ tentang Cicak ke Sev, ke temen-temen yang lain.
Akhirnya tau sesuatu.
CICAK ANAK VOLI.
Yaampun, Betapa anunya.
Padahal aku nggakmau berhubungan sama anak voli lagi. Udah cukup sekali aja sama si Dolphin, bener sih, bikin kalo latian itu semangat, soalnya ada doi, tapi ya, kan jadi ngga niat Tholabul Ilmi. (Tinggi bahasanya :v)
Pokoknya nggakmau lagi berhubungan sama anak voli, Jadi inget ke romance an dulu sama Dolphin yang bikin ngakak jijik kalo inget. Betapa jahiliyahnya'-'

Terus ada seorang temennya yang bilang
'Cicak itu nakal, dulu waktu smp suka bolos, pikirannya kotor, tapi dia kalo ke cewek care banget, trus kalo udah suka sama 1 orang, ya orang itu dikunci. Pokoknya setia'
Masyaallaah.. Betapa anunya.

----Proses stalk Cicak selesai-----

Lama-lama bosen juga kagum diam-diam.
Kayak nggaktau virly aja. Kalo udah srek banget sama seseorang, pasti dia bakalan berusaha gimanapun caranya biar orang itu respon dia balik.
Akhirnya, pas hp dikembaliin, dengan ke-nekat-an seorang virly, dichat lah si Cicak.
5 Agustus 2017 14:58
Dengan jurus modus berbekal pengalaman yang dulu-dulu, dichatlah si Cicak.
Dan... Ditunggu-ditunggu
Akhirnya di bales.
Yaampun betapa senangnya waktu itu.

Chat berlanjut walaupun dengan respon yang kurang memusakan.
Ya lah. Namanya juga nggak kenal.

Hari setelah hari itu, entah kapan, entah selasa, rabu, atau kamis, aku lupa.
Pas aku di depan kelasnya, dia keluar, mau ke kantin mungkin, trus lewat, nunjuk aku sambil bilang 'Anak ini kemarin ngechat aku ya'
Kaget gblg.
Nggak lama dia pergi, kupingku udah panas.
Noleh ke kanan, ternyata disitu ada temen ceweknya, gosipin aku coba.
'Ih, Cicak kok disukai, jijik'
Ada yang gitulah, ginilah.
Untungnya pas itu bel masuk kelas bunyi, langsung aku ke kelas.
Kan kurang ajar banget si Cicak.
Tapi yah masa bodo wqwq.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Di sambung di part selanjutnya biar nggak jenuh :D

Love,
Athraff

Komentar

Postingan populer dari blog ini

I'm Your's, You're Mine, Anu

Halo! Mau bagi cerita nih Tahun lalu aku didekatkan sama salah satu makhluk Allah ini Dia temenku, tempat curhatku, tempat ngeluhku Dia tau semua masalahku, semua tentang aku Karena aku orangnya terbuka jadi semuanya aku ceritain Aku beda sama dia Kayak langit dan bumi, jauuuuuuhhhhh Dia itu makhluk pendiam, pemalu, sabar, introvert Beda pol kan sama aku, 180 derajat Tapi dari situlah, kita bisa bertahan Karena perbedaan itu, kita saling lengkapi satu satu Dari yang dia pendiem, setelah ketemu sama aku dia jadi cerewet Dari yang aku barbar, ketemu dia jadi kalem Dia itu lucu, random Dia baik, baiiikkk sekali Dia juga sabar, sabaaarrrr banget Sejauh ini, dia marah yang bener-bener marah bisa diitung Itupun karena emang aku bikin salah yang bener-bener salah Dia pun marah juga karena dia mau benerin aku, bukan karena ego Dia bukan manusia yang egois Tapi dia juga bukan manusia yang peka wkwk Aku tau aku terlalu jahat buat dia Setiap...

Masih Awal Desember Loh Ini :)

              Akhir-akhir ini banyak yang berubah ya.. J memang, ternyata manusia itu selain gampang lupa juga gampang berubah. Makanya itulah kenapa Sayyidina Ali pernah bilang kalo jangan pernah berharap sama manusia. Yang salah bukan manusianya kok, tapi harapannya, ekspektasinya yang terlalu tinggi J buktinya, udah seringkali loh kejadian, tetep aja dilakuin. Berharap. Berkespektasi.             Trus, emang gini ya. Dulu aku sering banget denger, cowok itu manis di awal doang. Hahaha lucu memang. Minta maaf hanya sekedar formalitas karena gamau bertengkar, kata-kata sayang bahkan nadanya sudah tidak setulus dulu J . Dulu ga bales chat bentar udah di spam in, sekarang bahkan seharian aja mana ada dicariin.             Selain kamu, aku juga sama, trauma dengan kehilangan. Kehilangan seseorang yang paling berarti...

Ke-15

Assalamualaikum.. Apa kabar? Semoga sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah 😇 Sekian lama, menurutku, hubungan kita sedang tidak baik. Aku akui itu kesalahanku Entah mau bagaimana caraku meminta maaf, mungkin masih sulit buat pean menghilangkan rasa kecewa itu Aku harap, kita bisa ketemu, membicarakan ini baik-baik. Yaah tapi mungkin sekarang kondisi sedang tidak berpihak pada kita Tapi aku yakin, suatu saat pasti kesempatan itu datang, entah kapan, tapi akan selalu aku tunggu Entah sudah berapa kali aku bikin pean nahan perasaan jengkel, marah, keselnya pean Tapi sungguh, aku tidak bermaksud berbuat seperti itu Nda ada sama sekali dalam pikiranku bikin pean sakit hati Itu semua diluar kendali ku Emosi ku menguasai pikiranku Bahkan untuk diriku sendiri, aku belum bisa mengendalikan emosi itu Semua tekanan, kekangan, dan apapun yang aku berikan buat pean, demi Allah aku nda bermaksud seperti itu Hanya mungkin caraku sayang sama pean itu yang salah, sehingga terjad...