Langsung ke konten utama

Bukan Akhir..

Pesan :
Sayangi dan hargai orang orang disekitar kalian. Jangan pernah disia-siain. Penyesalan itu dateng pas orang itu udah pergi. Percayalah.

Hari ini, 20 April 2020
Semuanya berlalu begitu cepat
Entah aku yang tidak menyadari, atau memang itu terjadi tibatiba
Setelah di tulisan sebelumnya, aku menulis tentang dia, dengan perasaan bahagia
Kali ini, iya tetap bahagia karena sampai akhir dia masih mau memberikan nasihatnya
Walaupun sebenarnya sakit yang teramat dalam, tapi aku tau ini untuk kebaikan kita
Tetap saja
Dia tetap dia yang aku sayang bahkan hingga saat ini
Dia tetap dia yang selalu memberi nasihatnya ketika aku salah
Dia tetap dia yang akan marah demi kebaikanku
Dia tetap dia, yang selalu membuat aku tersenyum sepanjang saat 
Tapi kali ini, dia sudah bukan milikku
Dia sudah menjadi dirinya sendiri
Dirinya yang dulu
Sebelum dia masuk dalam dunia yang terlalu banyak menyakiti hati ini
Dia kuat
Dia sudah berhasil melalui ini semua
Kemudian dia berhasil keluar
Dari kejamnya dunia cinta
Aku tidak tau
Harus senang  sedih
Harusnya aku merasa senang, karena dia sudah kembali pada jalanNya
Tapi
Perasaan tidak bisa bohong
Aku bisa saja tersenyum saat ini
Tapi entah kenapa
Dadaku tertekan, sakit
Mataku tiba tiba mengeluarkan airnya
"Benarkah semuanya tidak bisa diperbaiki?"
Entahlah, aku tidak yakin
Presepsi orang berbeda
Tapi aku yakin, dia masih ingat tujuan kita
Dia bukan menyudahi hubungan kita
Dia hanya ingin menjadi dirinya.
Bukan hakku untuk memaksanya
Kalaupun aku berhasil mempertahankan dia, memangnya aku bisa membuatnya bahagia?
Tidak
Jika saat ini dia ingin sendiri, mungkin itulah yang membuat dia bahagia
Apapun aku lakukan agar dia bahagia
Ya, memang semua salahku
Harusnya aku lebih peka
Apakah dia selama ini bahagia bersamaku
Ataukah dia hanya purapura bahagia hanya untuk membuatku tenang
Tapi bagaimanapun
Aku mencintainya
Dia harus bahagia walaupun aku tidak
Tapi aku lebih bahagia melihat dia bahagia
Semoga ini pilihan yang tepat
Ini semua buah dari kesalahan yang aku buat
Dia hanya memendamnya
Selama ini
Dia hanya memendamnya
Sendirian..
Ya, semuanya salahku
Aku yang salah dibalik semua ini
Aku dibahagiakan orang lain, tapi aku sendiri tidak bisa membahagiakan orang lain
Aku tidak menyadari
Dia sudah menerimaku apa adanya
Segala kekuranganku
Dia tutupi dengan semua yang dia bisa
Memang,
Bersyukur itu penting.
Aku tidak tau harus berbuat apa
Disisi lain aku senang dia kembali
Disisi lain aku tidak ingin kehilangan dia
Ketika mengingat semua kenangan
Huh, itu membuatku menangis
Tapi apa boleh buat
Keputusannya harus aku hargai
Aku senang pernah menjadi bagian hidupnya
Walaupun berujung seperti ini

Terimakasih atas segalanya..
Aku harap kamu memikirkannya kembali..
Aku sayang kamu..
Muhamad Zahid Biril Ghuzi Abdillah Cindarbumi..
Fillah ❣

Komentar

Postingan populer dari blog ini

I'm Your's, You're Mine, Anu

Halo! Mau bagi cerita nih Tahun lalu aku didekatkan sama salah satu makhluk Allah ini Dia temenku, tempat curhatku, tempat ngeluhku Dia tau semua masalahku, semua tentang aku Karena aku orangnya terbuka jadi semuanya aku ceritain Aku beda sama dia Kayak langit dan bumi, jauuuuuuhhhhh Dia itu makhluk pendiam, pemalu, sabar, introvert Beda pol kan sama aku, 180 derajat Tapi dari situlah, kita bisa bertahan Karena perbedaan itu, kita saling lengkapi satu satu Dari yang dia pendiem, setelah ketemu sama aku dia jadi cerewet Dari yang aku barbar, ketemu dia jadi kalem Dia itu lucu, random Dia baik, baiiikkk sekali Dia juga sabar, sabaaarrrr banget Sejauh ini, dia marah yang bener-bener marah bisa diitung Itupun karena emang aku bikin salah yang bener-bener salah Dia pun marah juga karena dia mau benerin aku, bukan karena ego Dia bukan manusia yang egois Tapi dia juga bukan manusia yang peka wkwk Aku tau aku terlalu jahat buat dia Setiap...

Masih Awal Desember Loh Ini :)

              Akhir-akhir ini banyak yang berubah ya.. J memang, ternyata manusia itu selain gampang lupa juga gampang berubah. Makanya itulah kenapa Sayyidina Ali pernah bilang kalo jangan pernah berharap sama manusia. Yang salah bukan manusianya kok, tapi harapannya, ekspektasinya yang terlalu tinggi J buktinya, udah seringkali loh kejadian, tetep aja dilakuin. Berharap. Berkespektasi.             Trus, emang gini ya. Dulu aku sering banget denger, cowok itu manis di awal doang. Hahaha lucu memang. Minta maaf hanya sekedar formalitas karena gamau bertengkar, kata-kata sayang bahkan nadanya sudah tidak setulus dulu J . Dulu ga bales chat bentar udah di spam in, sekarang bahkan seharian aja mana ada dicariin.             Selain kamu, aku juga sama, trauma dengan kehilangan. Kehilangan seseorang yang paling berarti...

Ke-15

Assalamualaikum.. Apa kabar? Semoga sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah 😇 Sekian lama, menurutku, hubungan kita sedang tidak baik. Aku akui itu kesalahanku Entah mau bagaimana caraku meminta maaf, mungkin masih sulit buat pean menghilangkan rasa kecewa itu Aku harap, kita bisa ketemu, membicarakan ini baik-baik. Yaah tapi mungkin sekarang kondisi sedang tidak berpihak pada kita Tapi aku yakin, suatu saat pasti kesempatan itu datang, entah kapan, tapi akan selalu aku tunggu Entah sudah berapa kali aku bikin pean nahan perasaan jengkel, marah, keselnya pean Tapi sungguh, aku tidak bermaksud berbuat seperti itu Nda ada sama sekali dalam pikiranku bikin pean sakit hati Itu semua diluar kendali ku Emosi ku menguasai pikiranku Bahkan untuk diriku sendiri, aku belum bisa mengendalikan emosi itu Semua tekanan, kekangan, dan apapun yang aku berikan buat pean, demi Allah aku nda bermaksud seperti itu Hanya mungkin caraku sayang sama pean itu yang salah, sehingga terjad...